cerpen perpisahan

Rabu, 06 Februari 2013

Cerpen perpisahan


Perpisahan
            Pertemuan   adalah awal dari perpisahan begitu jiga pepatah mengatakan saat pertama kali menginjakkan kaki di halaman sekolah,tak terbayangkan kalu suatu hari nanti,kita harus angkat kaki dan rela meninggalkan sekolah kita.Ketika pertama kali berkenalan dengan teman-teman sekolah,nggak kebayang kalau suatu saat kita pun harus ikhlas melepas kepergian mereka.Pertama kali kita mengenal guru yang mengajar dan membimbing kita di sekolah layaknya orang tua kita sendiri,nggak kepikiran 6 tahun akan datang,dengan berat hati kita lambaikan tangan kita pada mereka.
Ujian nasional telah selesai!" teriak salah satu temanku, misbah. Aku berkata "Iyaa.. Sekarang tinggal nunggu hasil ujian kita atau NEM". misbah mungkin adalah satu-satunya teman yang mengerti tentang aku, jadi dia adalah teman terbaikku selama aku duduk di bangku Sekolah Dasar.Aku duduk di dalam kelas dan teman-temanku yang sedang berlatih bernyanyi karena esok lusa akan di adakan acara perpisahan dengan seriusnya pun kami berlatih bernyanyi di dalam kelas, Guru saya pun mengingatkan untu besok berpakaian batik/jazz,kami pun mendengarkan guru terseut ada pun teman saya menanyakan,perpisahan jamnya berapa bu,Jam 09.00 pagi sampai selesai,Baik bu.Aku pun mengambil tasku yang berisi buku,pena dan alat tulis lainnya,aku keluar dari kelas ku,
Saya:,ada temanku yang memanggil                                                               temanku:”but kamu bsok pakai jazz/batik ?                                                                 Saya :” kalau aku batik aja karena mudah di cari.
Temanku:”,owwhh,                                                                                              Saya:”kalau kamu?           
Temanku:”Pakai jazz”
Saya:Owh,kekas jawabku”
setelah pulang sekolah aku memikirkan apakah lanjutan cerita hidupku habis tamat di sd ini.aku meninggalkan tempat dudukku aku pun terpikir bayangan wajah teman-temanku yang aku sangat sayangi apalagi misbah teman terbaik yang pernah aku temui semasa sd dulu dari ku beranjak dari kelas 1 sampi kelas 6 akupun selalu sekelas dengannya.Aku pun merasa sedih karena esok lusa adalah hari perpisahan.
Saya pulang ke rumah dengan menggunakan angkot seperti biasa saya pulang sekolah.Setelah memberhentikan angkot di dekat lampu merah saya pun berjalan sekitar 100 meter lagi untuk sampai di rumahku.Akhirnya sampai juga saya di rumah. Sampai di rumah aku langsung bercerita sama ibuku hari perpisahan itu. Ibuku menyuruhku untuk menyiapkan baju untuk hari perpisahan.
            Paginya aku pun terbangun sambil mengusapkan mataku sambil menguap,,”waahhhh”,aku pun melihat jam di dinding kamarku ternyata jam menunjukkan jam setengah lima pagi,aku pun bergegas melangkah ke kamar mandi dan mengusapkan muka dengan air,dan mengambil air wudhu.Setelah saya mengambil air wudhu sayapun bergegas mengambil alat sholat untuk menyegerakan sholat subuh,setelah sholat subuh saya pun bergegas mandi,menuju kamar mandi dengan memakai celana pendek dan kaos biasa.Saya pun turun ke bawah rumah saya dengan menggunakan tangga yaitu dapur untuk sarapan pagi aku duduk di kursi makan,langsung menyeduhkan teh hangat ku dan menyegerakan untuk sarapan pagi dan aku pun memanggil orangtuaku pa,,ma sarapan,,yaa jawab ibuku.dan,Waktunya pun tiba aku memulai siap siap mengenakan baju batik ku. Aku memanggil ibuku,biasanya aku memanggil ibuku dengan nama,,”mama”,aku pun memanggil ibuku “ma,mama”Ubut sudah siap,ibuku menjawab ya nak tunggu sebentar mama mau siap-siap dulu,lekas jawab ibuku.aku pun di antar pagi-pagi oleh ibuku memakai motor ke hotel raflesia karena di sana tempat di adakan perpisahan dengan guru-guru dan teman-temanku.ketika sampai di sana akupun,duduk di semen dekat taman untuk menunggu teman-temanku yang lainnya.Dan tidak disangka teman ku yang berkulit putih kecoklatan,berambut tebal, tiba memakai jazz dan memakai sepatu,dengan wajah gembira,Dan yang paling penting dia adalah satu-satunya laki-laki yang tak bisa kukalahkan dalam bersaing mata pelajaran.tak satu semester pun aku bisa mendapatkan juara 1,sejak aku duduk di kelas 4.aku  di sana berbincang dengan temanku tadi yang bernama rozak.sampai akhirnya pun teman temanku satu persatu tiba di tempat perpisahan.aku pun melangkah demi langkah menuju tempat acara di dalam hotel rafflesia tersbut.
            Setelah masuk dalam sana aku  mencari tempat duduk untuk aku tempati.ternyata setelah aku mencari tempat duduk,kursi pun sudah di sediakan untuk membedakan yang mana bagian laki-laki dan perempuan.aku pun duduk di kursi yang jaraknya hanya 1 meter di tempat bagian perempuan.aku duduk tenang di kursi saya tempati.ketika aku melihat kebelakang ternyata sudah banyak teman -temanku yang datang,mereka menyapaku dengan senyuman yang menggembirakan,dan ternyata ada misbah di sana dia berkata pada u
            Misbah:”Hoy broo,Cepat sekali kamu datang padahalkan waktu acarakan masih lama.
            Saya;Ah,nggak apa-apa kok lebih baik kecepatan daripada terlambat
            Misbah:”Ubut-ubut”,pergi ke sekolah cepat mau perpisahan cepat,,hahahaaa ujar.sahabatku.
         Setelah berbincang dengan temanku aku pun melihat jam ternyata tidak lama lagi akan di mulai.Acara perpisahan ku.Acara pun di mulai akupun duduk tenang dan memperhatikan pembawa acara tidak lain temanku sendiri.Setelah acara di buka,kalau tidak salah pertama adalah kata sambutan oleh kepala sekolahku,yang bernama ibu siti jalilah.sesudah kata sambutan ibu kepala sekolah yang mengatakan SD negeri 08 tahun ajaran 2009-2010 telah lulus 100% karena tidak ada satupun dari teman-temanku yang tidak tercapai nilai kelulusan.Kami pun bertepuk tangan karena merasa lega dan semua teman-temanku terlihat gembira karena hari yang di nanti-nanti pun tiba.Yang kedua,adalah menyanyikan lagu hymne guru oleh saya dan teman-temanku.Kami pun bernyanyi dengan suara yang lantang dan merdu.karena kami tidak ingin mengecewakan guru seni kami yang telah melatih kami untuk bernyanyi.ketika aku menaiki panggung saya dan teman-teman terlihat gugup ternyata  setelah kami berbaris sesuai yang sudah di atur kami pun tersenyum gembira dan siap-siap untuk bernyanyi hymne guru.
Ini  Lirik lagu hymne guru yang kami nyanyikan:
                        Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa
                                                                                                          
            Setelah kami turun dari panggung aku pun lega dan aku melangkahkan kaki dan kembali duduk untuk mendengarkan acara selanjutnya.yaitu kalau tidak salah pelepasan anak murid secara simbolis yang di wakilkan oleh teman saya yaitu fathinus syafrizal bersama ibu dan bapaknya.acara selanjutnya adalah penyerahan piagam prestasi akademik dan non-akademik.Yaitu rozak temanku yang sudah aku ceritain tadi.setelah penyerahan piagam adalah acara pentas kami yang terakhir yaitu bernyanyi kembali,tapi lagu ini bukan lagu wajib seperti hymne guru lagu ini berbeda lagu ini memang selalu dinyanyikan setiap acara perpisahan sekolah manapun pasti menyanyikan 2 lagu ini.lagu yang pertama klau tidak salah ini liriknya:
Kita jadi bisa,menulis dan membaca
Kita jadi tahu beraneka bidang ilmu
Kita jadi bisa dibimbing pak guru
Kita jadi pandai dibimbing bu guru
Guru bak pelita penerang dalam gulita
Jasamu tiada tara

Lagu pertama cukup membuat mataku berkaca-kaca dan temanku wajahnya terlihat merah dan matanya pun berair seperti mau menangis.Di lanjutkan lagu yang kedua,inilah lagu terakhir yang akan kami nyanyikan untuk perpisahan kepada guru-guru kami yang kami sayangi,yang berjudul Terima kasih guruku,lagu ini mengungkapkan perasaan terimakasih kepada guru yang telah membimbing kami dan mengajari kami tentang pelajaran ataupun moral.
Lirik lagunya:
Terima kasihku ku ucapkan
Pada guruku yang tulus
Ilmu berguna selalu dilimpahkan
Untuk bekalku nanti
Terima kasihku ku ucapkan
Pada guruku yang tulus
Kan ku ingat selalu nasihat guruku
Terima kasih guruku
Setelah kami menyanyikan lagu diatas kami pun turun dari panggung dan di sambut oleh guru kami dan kami bersalaman ke guru kami,teman-temanku dan guru-guru kupun menangis karena terharu,guru yang sudah kurang lebih enam tahun mengajari kami pun harus berpisah,dan saya juga berpisah sekaligus dengan teman-teman yang saya sangat sayangi.Disana saya langsung berjabat tangan ke semua teman-temanku dan berpelukan, saya sempat berfoto-foto dengan temn-teman seperjuangan saya di sekolah dasar kembali sambil melihat teman-temanku yang tersentuh hatinya,karena tidak bisa mengungkapkan kata-kata melalui mulut mereka,matalah yang mengungkapkan perasaan mereka,dengan mengeluarkan air mata keharuan teman-teman yang saya sayangi.Aku pun mulai berpikir benar kata orang,setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan oleh karena itu jangan menyesali apa yang telah terjadi sekarang ini.
            Acara perpisahan pun telah usai aku pun melangkah demi langkah untuk keluar,sepertiny ada orang yang memanggilku,pendengaranku.Ubut,but tunggu dulu,ternyata yang memanggil adalah sahabatku,yaitu misbah,dia mengajakku untuk pulang bersama dengan ibunya,akupun pulang bersama karena rumahku searah dengan temanku,aku dan misbah bersama ibunya menaiki angkot kuning,aku duduk di belakang bersama misbah dan ibunya,saya pun sempat bercakap-cakap dengan  misbah

“ Misbah:Ubut kalau nanti tamat SD mau smp mana?
“Saya:Kalau dapat yah,Smp 2.kalu kamu mis?
“Ibu misbah:Kalau aku sih,dekat-dekat rumah.Oh ya Ubut,kita foto-foto bareng ya  untuk kenang-kenangan.
“Saya:Ya tentu,Lekas jawabku.
Setelah sampai pun kami keluar dari angkot dan menuju studio foto yang tidak jauh dari rumah teman saya,si misbah tadi.Kami pun langsung masuk tempat foto dan disana kami pun berfoto-foto dengan singkat,di sana saya memakai baju batik,dan misbah memakai jazz.Saya melihat kamera yang di suguhkan ke muka kami berdua,si tukang kamera memberikan arahan,tolong geser sedikit lagi,dan saya pun bergeser mendekati misbah langsung saja ada cahaya dari kamera tersebut.selesailah acara memfoto-foto.saya pun keluar dari studio foto tersebut,saya pun berpas-pasan dengan misbah sambil tertawa.Akhirnya  saat nya berpisah dengan misbah sambil melambaikan tangan.saya pun memasang wajah ceria,karena perpisahan menuju awal yang baru dan untuk membuat kita lebih baik dari masa sekarang ini.
            Saya pun pulang dengan penuh kepuasan tentang hari perpisahan yang menyenangkan walaupun sedikit terharu.saya pulang menaiki angkot kuning yang biasanya mengantar saya pulang dari sekolah.Sesampai di angkot ternyata saya bertemu teman saya,Rama saya berbicara dengan Rama tentang acara Perpisahan,Karena dia orang yang palng terharu-haru menangis ketika acara tersebut,dia menjadi malu dan mengatakan kepada saya,namanya juga perpisahan but siapa yang nggak sedih,sudah 6 tahun kita belajar bersama-sama,bermain kejar-kejaran,Ujar temanku.Aku pun hanya tertawa dan melihat mukanya merah seperti mau menangis lagi,dalam hatiku berkata.Aku pun mulai turun dari angkot dan menyapa perpisahan dengan rama,hoy ma hati-hati,jangan lupa ya dengan aku,lekas jawabku,Pasti,jawab rama temanku.
            Ketika aku melihat temanku menangis sebenarnya itu bukanlah kelemahan tetapi itu adalah tan positif tentang apa yang terjadi ,ketika kita selalu bersama-sama kini haru berpisah.
            Setelah sampai di rumah akupun bertemu dengan ibuku aku duduk di depan terasku aku,bertanya ke ibuku kenapa kalau kita sudah tamat SD,SMP,ataupun SMA kita harus ada acara perpisahan bu,Acara perpisahan itu nak untuk menjadi kenang-kenangan semasa kita di sekolah tersebut,agar kita teringat siapa saja teman baik kita yang mendukung kita,sampai tamat.Oh jadi gitu,bu ujarku.Kau tidak ada perpisahan pasti tidak ada pertemuan ya bu,,.yaaa,,itulah karena kita harus menyelenggarakan acara perpisahan tersebut.

            Setelah itu pun saya masuk ke dalam rumah,melepaskan baju batikku,dan mengganti baju rumahku,aku pun berlangkah ke dapur untuk makan,karena perut ini asih lapar walaupun sudah makan di acara perpisahan tadi.Ibu ku pun menanyakan padaku.gimana acara tadi?,,semuanya sukses bu mulai bernyanyi lagu hymne guru,terima kasih guru dan ada yang berpidato tentang perpisahan,ma tadi ada juga yang dapat piagam akademi dan non-akademi ma,,,dan juga banyak yang nangis ma tadi  acara perpisahan habis salam-salaman dengan guru-guru tadi,guru-guru juga banya yang nangis.oh gitu acaranya habis acara itu tadi pulang pakai apa singkat tanya ibuku,,pakai angkot ma,naik angkot sama misbah dan ibunya,kami pun sempat berfoto-foto ma di dekat rumahnya misbah.Hebat ya kamu berdua ya,pasti ma kan misbah sekelas dari kelas satu sampai kelas 6.ya selesai tuh makananmu nak.
            Setelah aku makan aku pun naik keatas ruang keluarga dan menonton televisi tidak beberapa lama kemudian,terdengar suara teman-temanku dari luar ubut-ubut,,oh iya aku ingat kalau aku ada janji sama temanku aku pun membuka pintu rumahku dan menyapa temanku tunggu dulu ya,aku lagi siap-siap ganti baju,aku pun mengganti pakaian ku dengan pakaian yang cukup keren dan memakai top.aku menuju ke teman-temanku yang biasanya kami membuat geng yang bernama DUSIX,yang anggota nya ya sahabat-sahabat terbaikku aku pun pamit dengan ibuku ma,aku ada janji sama teman mau jalan-jalan ke pantai.Saya dan teman-teman ku pun pergi.
            Kami pun pergi menuju pantai yang tidak jauh dari rumahku akupun pergi dengan teman-temanku dengan berjalan kaki an menimati perjalanan kami yang menyenangkan.Kami berenam,Bayu,Regi,Misbah,Ghalib,Fathin.
Kami berenampun saling bercanda tawa menikmati hari terakhir kami bersama-sama.
            Aku dan teman-temanku pun berjalan kepi dan memakan jagung di sana,dengn bersuka ria kami sambil memakan jagung menatap indahnya ciptaan allah yang maha kuasa di depan kami ombak-ombak yang berhantaman dengan keras angin yang lembut membawa suasana hati kamimenjadi damai dan matahari yang membawa  dalam perpisahan yang tak terlupakan kami,saya dan teman-teman berfoto-foto di pantai,dan kami saling bersalam-salaman dan berpelukan untuk melepaskan kebersamaan kami dan menjaga rindu kami agar kami bisa selalu mengenang teman-teman yang kami sayangi.Dan Perpisahan SD inilah yang membuat kami tegar dalam segala hal dan mengajari kami betapa pentingnya ada seorang teman dan untuk menuju pemikiran kita agar kita menjadi lebih tegar dalam menghadapi segala masalah.

2 komentar: